by

3 Pelaku Bom Ikan Di Kofiau, Berhasil Di Bekuk Polres Raja Ampat

-Berita-194 views

Waisai, RAE- Polres Raja Ampat berhasil menangkap pelaku bom ikan  di pulau Boo Distrik Kofiau Kabupaten Raja Ampat Jumat, 20 September 2019.

Dari hasil penangkapan tersebut Polres Raja Ampat mengamankan barang bukti berupa 1 perahu motor warna abu-abu hitam, panjang 11 m kurang lebih, lebar 1 setengah meter, kemudian, 1 unit mesin Yamaha Enduro 40 PK, 1 unit mesin Yamaha Enduro 15 PK, 1 selang Minyak, Mesin Tempel 15 PK, mesin tempel 40 PK, tangki minyak ukuran 25 liter, legulator Selam, Pupuk 3,5 kilo gram, Masker Selam, Kompresor Merk Shark warna orange, senter, balerang korek api, obat nyamuk bakar, benang 7 gulung, “ungkap Kapolres Edy saat jumpa pers di Mapolres Raja Ampat.

Dijelaskan Kronologis dari pengkapan pelaku bom ikan yaitu, pada hari Jumat tanggal 20 September 2019 kurang lebih pukul.15.00,Wit dipulau Boo, Distrik Kofiau, Kabupaten Raja Ampat 3 tersangka pelaku Bom ikan kita amankan bersama peralatan dan ribuan ikan Lalosi yang saat Ini dititip di Tempat Pelelangan Ikan (TPI) untuk sementara menunggu proses pemberkasan administrasi hukum ke Kejaksaan.

Menurut penuturan anggota dilapangan, Kata Kapolres, saat penangkapan ketiga pelaku, masing-masing, Jufri Ahmad alias pela, Riswan dan Asri, diantaranya ada yang sempat lompat kelaut, untuk lari menyelamatkan diri dari kedatangan aparat kepolisian, namun aparat dengan sigap menangkap 3 ketiga pelaku tersebut

“Kita sering berikan himbauan kepada masyarakat disana untuk memberikan informasi apabila ada pelaku Bom ikan, untuk segera untuk memberitahu kami, sehingga setelah kita mendapat informasi dari masyarakat, agar secepatnya diambil tindakan”. katanya

Oleh sebab itu saya mengucapkan terima kasih kepada masyarakat Raja Ampat yang peduli terhadap lingkungan, utamanya konservasi laut, dimana laut Raja Ampat adalah daerah Destinasi wisata dunia yang dirusak dengan beberapa pelaku-pelaku Bom ikan, dengan cara melakukan bom ikan, “ujar Kapolres Raja Ampat AKBP.Edy Setyanto Erning W, SIK, didampingi Kasat Polair Raja Ampat Ipda.Haruni Hehega dan para anggota, Senin (23/9)  didepan Mapolres Raja Ampat

Akibat perbuatan pelaku yang tentu melanggar aturan hukum yang berlaku, tambah Kapolres, para pelaku yang berdomisili di pulau Obi Halmahera Selatan Maluku Utara ini, dikenakan pasal berlapis, yaitu, tentang Handak, Lingkungan Hidup dan Kalauatan. (caken)

Comment

Daftar Berita Terpopuler