by

Bupati Afu Pimpin Deklarasi Cinta Damai Kabupaten Raja Ampat

-Berita-71 views

Waisai, RAE- Bertempat di lapangan apel kantor Bupati Raja Ampat, Senin 09 September 2019, dilaksanakan Deklarasi masyarakat cinta damai Kabupaten Raja Ampat yang di ikut oleh tokoh adat, tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh pemuda, tokoh perempuan, TNI/Polri, Aparatur Sipil Negara( ASN), Siswa/i tingkat SD, SMP, SMA dan tamu undangan yang hadir.

Adapun deklarasi cinta damai yang di bacakan oleh Bupati Raja Ampat Abdul Faris Umlati, SE yang di ikuti oleh semua hadirin yang hadir antaralain.
1. Selalu cinta damai kepada sesama warga suku apapun juga serta agama apapun juga yang sah di indonesia;
2. Saling menghargai dan menhormati kepada siapa saja yang berada di tanah para Raja;
3. Akan selalu bergotong royong terhadap sesama;
4.menolak adanya pengerahan massa atau demo yang berujung pada perpecahan, pengrusakan, penjarahan, kekerasan, dan SARA;
5. Mendukung dan mempercayakan pemerintah serta penegak hukum, untuk memproses hukum terhadap pelaku rasis, diskriminasi, pengursakan, penjarahan, dan tindak pidana lain;
6. Tetap setia dan menjaga keutuhan dan persatuan negara kesatuan Republik Indonesia;
7. Selalu berdoa kepada Tuhan Yang Maha Esa agar Wilayah Raja Ampat, Papua Barat, dan Papua serta Indonesia Selalu Aman, Tertib dan Damai..

Deklarasi masyarakat cinta damai Kabupaten Raja Ampat selanjutnya penandatanganan deklarasi oleh semua komponen masyarakat, mulai dari Bupati Raja Ampat, Kapolres Raja Ampat, Dandim, Ketua DPRD Raja Ampat, tomas, toga, tokoh perempuan, tokoh adat, masyarakat Raja Ampat dan juga Wartawan.

Usai menandatangani deklarasi masyarakat cinta damai, selanjutnya goyang bersama yang di ikuti oleh TNI/Polri, ASN pimpinan OPD dan di iringi oleh grup musik bambu dari sapokren

Bupati Raja Ampat Abdul Faris Umlati, SE kepada awak media mengatakan. tanah para Raja ini merupakan bagian dari Indonesia, dan tanah papua merupakan tanah leluhur dan cinta damai.

” Kami masyarakat Raja Ampat bersama-sama dengan TNI/Polri harus menjaga kamtibmas dan menolak dengan tegas tindakan-tindakan anarkis dan rasisme yang merongrong keutuhan NKRI. Ujar Bupati Raja Ampat.

Tanah ini menjadi mikroskop kecil untuk negara Papua, Papua Barat dan NKRI. tandasnya( Caken)

Comment

Daftar Berita Terpopuler