by

Bantuan Kapal Nelayan Milik Pemda R4 Ditangkap Pol Airud Polda PB

-Berita-439 views

Waisai, RAE-Kapal bantuan dari Kementrian desa, Pembangunan daerah tertinggal dan transmigrasi yang di terima oleh Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Raja Ampat KMN. Jaya Samudra 15, dan di serahkan ke DPMK( Dinas pemberdayaan Masyarakat Kampung) untuk selanjutkan di pakai oleh Bumdes( Badan Usaha Milik Desa) Bekimte Warsambin Kabupaten Raja Ampat ditangkap oleh Polairud Polda Papua Barat 08/05 karena di duga memuat BBM ilegal jenis HSD Sebanyak +12.000 liter tanpa memiiliki kelengkapan dokumen yang sah.

Kapal di tangkap berada sekitar 1 mil sebelah utara Tanjung Kamyolo selat Sele, berada pada posisi 01º 20’ 25.3 ” S – 130º 59’ 52.3” E. yang hendak berlayar ke Kais Kabupaten Sorong Selatan.

Kapal dengan tanda selar. GT.21.NO.21.NO.7584/Bc, merek mesin: Waicai 150 PK dengan berat kotor 21 GT berbendera Indonesia di nahkodai oleh H ( 44 Tahun) F (35 Tahun) terduga pemilik BBM dan Y (30) ABK.

Kapal tersebut merupakan bantuan dari kementrian desa, pembangunan daerah tertinggal dan transmigrasi yang di berikan ke Dinas Kelautan Perikanan Kabupaten Raja Ampat yang selanjutnya rekomendasi di keluarkan dan di serahkan ke Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Kampung tahun Anggaran 2016, dan Di serah terimakan ke Pihak kedua Bumdes Bekitem Warsambin Kabupaten Raja Ampat.

Dalam masa periode 3 tahun mulai dari tahun 2016, kapal tersebut tidak pernah melakukan aktifitas sebagai kapal penangkap ikan di Waigeo Timur dan Waigeo Utara sesuai surat rekomendasi yang di keluarkan oleh Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Raja Ampat.

Bahkan dalam masa itu, Masyarakat yang berada di Kampung Warsambin tidak pernah melihat kapal tersebut di Warsambin, ada kemungkinan kapal itu di salah gunakan oleh orang-orang yang tidak bertanggung jawab untuk mencari keuntungan.

Ludia Mentasan salah satu masyarakat Warsambin kepada media ini mengatakan pihaknya sebagai masyarakat semenjak Bumdes Bekimte di bentuk dan di bantu kapal KMN. Jaya Samudra 15, tidak pernah nampak di kampung Warsambin.

Pihkanya pun berharap Polda Papua Barat segere mengusut masalah ini sampai tuntas, karena sudan merugikan masyarakat Warsambin terutama Bumdes Bekimte Imbuhnya

Kini kapal tersebut telah di tahan oleh Polairud Polda Papua Barat di tampa garam beserta Nahkoda, ABK, terduga pemilik BBM ilegal dan barang bukti. ( Caken)

Comment

Daftar Berita Terpopuler