by

DPRD Maybrat Desak Pangdam XVIII Kasuari Menarik Pasukan Dari Wilayah Mare Dan Aifat Timur

-Berita-112 views
Maybrat, RAE – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Maybrat mendesak Pangdam XVIII Kasuari segera menarik Pasukan Satgas TNI sebanyak 20 orang berseragam lengkap di Mare dan Wilayah Aifat Timur Kabupaten Maybrat, Papua Barat.

” Kami desak pak Pangdam XVIII Kasuari Papua Barat segera tarik pasukan dari wilayah Mare dan Aifat Timur, karena drop pasukan tersebut membuat masyarakat merasa ketakutan dan tidak merasa aman seperti sebelumnya ” ungkap ketua Fraksi Partai NasDem DPRD Kabupaten Maybrat, Yonas Yewen., A.Md.Tek., kepada media ini, melalui Via WhatsAppnya, Minggu (01/03/2020).

Menurutnya, Tambahan pasukan organik tersebut membuat masyarakat merasa ketakutan dan meresahkan masyarakat dengan pasukan TNI dengan seragam lengkap 20 orang itu.

Foto: Ketua Fraksi Nasdem Yonas Yewen A.Md.Tek. Saat Mengikuti Sekolah Legeslasi Bela Negara Dari Partai NasDem Di Jakarta.
” sapanjang ini tidak ada kontak senjata di wilayah Maybrat lebih di wilayah Aifat Timur dan Mare, Jika kalau alasan keamanan cukup diperkuat dengan polsek dan Babinsa saja sudah cukup. Klau Drop pasukan yg berlebihan ini sangat menganggu rakyat, rakyat tdk rasa nyaman, membuat rakyat merasa resah dan membuat sentimen rakyat berujung pada perlawanan “ungkapnya DPRD asal Dapil Mare itu.

Lebih lanjut politisi Partai NasDem itu, lebih anehnya lagi pasukan tersebut hanya di tempatkan di wilayah Mare dan Aifat Timur sedangkan daerah Maybrat lain tidak drop pasukan ada apa dengan kedua wilayah ini.

” saya memastikan di wilayah Mare dan Aifat tidak ada OPM atau kelompak Separatis bersenjata untuk melawan Negara. Kalau sepanjang daerah Maybrat aman, jangan diprovokasi lagi dengan membuat daerah ini tidak aman, selama ini aman-aman saja kok. Maybrat ini hanya konflik Pilkada dan Ibu Kota Kabupaten bukan karena ada konflik ideologi bersebrangan” ujarnya

Kami berharap agar daerah yang aman ini tidak perlu ada pasukan, Pasukan tersebut didatangkan kecuali Kontak Senjata atau kelompok Separatis bersenjata bergeliria di Maybrat, sepanjang daerah ini aman-aman saja, jangan ada cipta kondisi seolah-olah daerah ini adalah daerah konflik.

” Yah kami akan mendorong masalah ini bahas untuk di Komisi A DPRD yang membidangi, tingkat lintas fraksi DPRD dan pimpinan DPRD dan kami akan mempertanyakan kepada Pangdam dan juga ke pemerintah pusat terkait drop pasukan bersenjata lengkap itu ” tutup Mantan Wartawan itu. (***)

Comment

Daftar Berita Terpopuler