by

Pemkab R4 Gelar Sosialisasi, Guna Tingkatkan Pelayanan Kepariwisataan

-Wisata-173 views

Waisai, rajaampatexclusive.co.id – Bertempat di Aula Wayag Kantor Bupati, Pemerintah Kabupaten Raja Ampat menggelar sosialisasi guna memberikan pelayanan kepariwisataan.

Dalam hal ini Dinas Pariwisata, Syahbandar Waisai, Dinas PTSP, UPTD BLUD Papua Barat dan Polres Raja Ampat yang dihadiri langsung oleh Kapolres Raja Ampat, Kasat Reskrim, Kasat PolAir, serta Para Pengusaha Kapal Wisata atau Kapal Rekreasi kurang lebih terdiri dari 20 pengusaha, Selasa (08/01) kemarin.

Pertemuan tersebut untuk mendapatkan satu pemahaman yang dapat menguntungkan pengusaha Kapal dan memberikan kontribusi terhadap Pemerintah Daerah.

Kepala Kantor Unit Penyelenggara Pelabuhan (KUPP) Waisai Anggiat Marpaung menegaskan, tahun 2019 ini pihaknya sudah mulai melakukan pengawasan yang ketat terhadap setiap kapal wisata yang akan hendak berlayar, salah satu persyaratan yang harus dipenuhi oleh Para Pemilik Kapal Wisata yakni harus memiliki surat ijin berlayar terlebih dahulu sebelum melakukan pelayaran.

Hal ini sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku yaitu undang-undang No 17 Tahun 2008 yang mana dalam aturan tersebut mewajibkan setiap kapal baik yang berukuran 7GT keatas maupun 7GT kebawah wajib melakukan pengurusan surat ijin berlayar.

“ Sebelum surat ijin berlayar kami keluarkan terlebih dahulu akan dilakukan pemeriksaan kapal apakah layak melaut atau tidak,” terang Anggiat.

Dalam kesempatan itu,  Kepala Dinas Pariwisata Raja Ampat Yusdi Lamatenggo, S. Pi. M.Si menegaskan  bahwa Pemerintah Kabupaten Raja Ampat berharap kepada para pengusaha agar menyiapkan keperluan logistik kapal, seperti pembelian BBM yang harus dilakukan di waisai, hal ini tentunya berkaitan dengan pengembangan kesejahteraan ekonomi masyarakat di Kabupaten Raja Ampat.

Menurutnya harus dilakukan diwilayah Raja Ampat dan tidak diluar wilayah Kabupaten Raja Ampat, selain itu pembelian logistik kebutuhan Kapal seperti bahan makanan (Bamak) agar sebaiknya dibelanjakan di waisai.

“ kami tentunya sudah siap untuk menyediakan kebutuhan logistik yang dibutuhkan oleh setiap kapal, seperti hakbya BBM , kami sudah berkoordinasi dengan pihak pertamina untuk menambah kuota di raja ampat, sehingga ditahun 2019 ini tidak ada lagi pembelian BBM dilakukan di luar raja ampat, karena alam yang akan dinikmati ada di raja ampat, jadi harus memberikan pemasukan kepada raja ampat dalam hal kesejahteraan ekonomi masyarakat,” terang Yusdi.

Sementara itu, salah satu pengusaha Kapal Wisata Ny. Yani dalam kesempatan tersebut pada prinsipnya siap mengikuti apa yang menjadi keinginan dari Pemerintah Kabupaten Raja Ampat.

Namun pihaknya berharap, agar sarana dan prasarana untuk ketersediaan logistik harus diperhatikan oleh Pemerintah Kabupaten Raja Ampat, sehingga saat diperlukan sudah tersedia di Waisai, hal ini dikarenakan ketika beberapa waktu lalu salah satu kapal wisata hendak melakukan pengisian BBM di waisai ternyata stok BBM habis, ini tentu saja akan berpengaruh pada pelayanan jasa bagi para wisatawan.

“ kami pada prinsipnya tetap mengikuti aturan yang dibuat oleh pemerintah daerah hanya saja kami harapkan juga agar ketersediaan sarana logistik ini juga harus dilengkapi terlebih dahulu,” terang Ny.Yani.

Selanjutnya, Kapolres Raja Ampat AKBP. Edy Setyanto Erning. W. S. IK menambahkan jajarannya siap memberikan pelayanan keamanan kepada semua kapal rekreasi yang berlayar dilaut raja ampat.

“ Kepada semua pemilik kapal rekreasi untuk memenuhi aturan pemda dan syabandar agar melengkapi dokumen dan surat ijin berlayar, ” tutup Edy. (*)

Comment

Daftar Berita Terpopuler