by

Peringati HUT Korpri Ke-48, Pemda Raja Ampat Gelar Upacara Bendera

-Berita-115 views
Waisai, RAE- Dalam rangka memperingati HUT Korpri yang ke- 48 tanggal, 29 November 2019. Bertempat di lapangan apel kantor bupati Raja Ampat sekitar  pukul 09.35 WIT dilaksanakan Upacara bendera

Bertindak selaku Inspektur Upacara  Sekda Raja Ampat Dr  Yusuf Salim. M.Si dengan Komandan Upacara Richardo Umkeketony, S.IP, M.Si. Perwira Upacara Algifari Ananta Gentar, S.STP.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut. Dandim 1805/RA Letkol. Inf Josef Paulus Kaiba, Kapolres Raja Ampat AKBP Andre Julius Manuputty.S.IK Ketua DPRD Sementara, Abdul Wahab Warwey Anggota DPRD Raja Ampat, para Kepala OPD, ASN dan honorer di Lingkungan Pemda Kabupaten. Raja Ampat.

Sambutan tertulis presiden RI, Ir. Jokowi Dodo, yang di bacakan Sekda Dr. Yusuf Salim,M.Si. mengatakan selaku Presiden Republik indonesia dan Penasihat Nasional KORPRI, saya mengucapkan selamat ulang tahun kepada seluruh anggota KORPRI dimanapun saudara berada, baik yang ada di tanah air maupun di seluruh perwakilan Republik Indonesia di Luar Negeri.
Saya ingin menyampaikan salam, sekaligus apresiasi khusus pada anggota KORPRI yang bertugas di pelosok-pelosok negeri, di pulau-pulau terdepan, di kawasan perbatasan, dan wilayah-wilayah terisolir. Mereka adalah abdi negara yang menjalankan tugas dengan penuh dedikasi, untuk memastikan negara hadir di seluruh penjuru tanah air. Terima kasih atas pengabdian yang saudara-saudara berikan kepada rakyat, bangsa, dan negara.

Saat ini, kita berada di dunia yang berubah dengan cepat, yang sangat berbeda dengan dua puluh, tiga puluh, atau empat puluh tahun yang lalu. Revolusi Indutri jilid ke-4 telah mendisrupsi segala lini kehidupan, bukan hanya cara dalam berkomunikasi, tapi juga dalam cara mengelola pemerintahan.

Di sisi lain, persaingan antarnegara juga semakin sengit untuk berebut teknologi, berebut pasar, dan memperebutkan talenta-talenta yang digunakan untuk memajukan negaranya.
Dalam menghadapi perubahan dan persaingan itu, kita tidak boleh takut. Kita harus menghadapi persaingan itu dengan cara-cara baru, dengan terobosan-terobosan baru. Kecepatan, kreativitas, dan inovasi adalah kunci. Cara-cara lama yang monoton, yang tidak kompetitif tidak bisa diteruskan lagi. Kita harus bisa lebih cepat dan lebih baik dibandingkan dengan negara lain.

Karena itu, saya mengajak seluruh anggota KORPRI untuk mengambil jalan perubahan, melakukan reformasi secara berkelanjutan. Tidak ada lagi pola pikir lama. Tidak ada lagi kerja linier. Dan tidak ada lagi kerja rutinitas. Birokrasi haru berubah. Kita harus membangun nilai-nilai baru dalam bekerja cepat beradaptasi dengan perubahan.

Saya mengajak seluruh anggota KORPRI untuk terus menerus bergerak mencari terobosan, terus menerus melakukan inovasi. Pelayanan yang ruwet, berbelit-belit, dan yang menyulitkan rakyat, harus kita pangkas. Kecepatan melayani menjadi kunci reformasi birokrasi.

Orientasi birokrasi harus betul-betul berubah, bukan lagi berorientasi paa prosedur, tapi lebih berorientasi pada hasil nyata. Panjangnya rantai pengambilan keputusan juga harus bisa dipotong, dipercepat dengan penerapan teknologi. Bahkan saya sudah minta eselon 3 dan 4 untuk ditiadakan, sehingga pengambil keputusan bisa lebih cepat. Hal yang pahit harus kita lakukan. Karena di era persaingan antarnegara yang semakin sengit seperti saat ini, jika kita lambat, kita pasti tertinggal. Karena itu ukurannya adalah bukan lebih baik dari sebelumnya, tapi lebih baik dari negara lain yang menjadi saingan kita. ( Caken)

Comment

Daftar Berita Terpopuler