oleh

Rudy Sumual PT. Gag Nikel: 36 M Royalti Ke Pemda R4, Saya Tidak Tahu. Saya Kaget Pemberitaan MRP

-Berita-46 views
Waisai, RAE- terkait dengan pernyataan Anggota MRP Papua Barat, Yulianus Tebu. Yang mempertanyakan royalti 36 Miliar dari PT.GAG Nikel kepada pemerintah daerah Kabupaten Raja Ampat. Di jawab oleh Rudy Sumual. Oficer Manager PT. Gag Nikel cabang Sorong. Kepada Sejumlah awak media Waisai 08/07/2020

Rudy Sumual dengan tegas mengatakan pihaknya juga belum mengetahui besar anggaran atau royalti yang di berikan oleh negara ke Pemerintah Daerah dari produksi PT. GAG Nikel.

” saya ini baru tahu dari pemberitaan terkait 36 M. Royalti ke Pemda Raja Ampat. Dan saya juga masih menunggu informasi dari Jakarta terkait transparansi informasi keuangan ini”. Ujarnya

Saya saja masih konfirmasi ke kantor pusat. Terkait berapa besar royalti yang diberikan ke Pemda Raja Ampat. Karena Saya sendiri kaget dengar Pemberitaan terkait 36 Miliar.. ujarnya sembari mengatakan bahwa kewajiban kami yakni menyetor royalti kepada KAS negara melalui kami dengan pembagiannya negara yang atur. Jelas Rudy

Officer Manager PT.Gag Nikel Cabang Sorong, Rudi Sumual, dalam keteranganya di depan awak media bahwa terkait PT.Gag Nikel ini pemegangnya yaitu Ijin kontrak karya generasi VII yang ditandatangani oleh Presiden, nah dalam Kontrak karya tersebut ada perjanjian-perjanjian termasuk didalamnya royalti hasil penambangan yang tentunya diatur oleh pemerintah pusat untuk pembagiannya.

Nah kewajiban dari kita PT. Gag Nikel yaitu sebelum kita melakukan pengiriman material dengan kapal ke daerah tujuan, kami punya hak untuk membayar Royalti yang penyetorannya langsung ke Pemerintah Pusat melalui KAS Negara. Dan itu pun bukan secara manual melainkan melalui sistim, yang tentunya telah di atur oleh KAS Negara dan untuk mekanisme penyetoran royalti itu sudah di tetapkan oleh UU, berapa persen untuk daerah penghasil dan kepada Negara.Tandasnya

Dikatakan untuk PT.Gag Nikel tidak mempunyai kewenangan untuk mengintervensi pembagian royalti. Tapi kalau untuk datanya kami punya ada. Mengenai besaran jumlah yang di setor. Semua pasti kami tahu karena sudah termasuk tetapkan dalam UU. Tegasnya

Sekali lagi untuk jumlah yang disetor saya tidak tahu. Saya cuma tahu lewat pemberitaan. Makanya kami sedang menanyakan ke kantor Pusat.(Cak)

Komentar

Daftar Berita Terpopuler