by

Tingkatkan PAD Dispar Intensifkan Penarikan Pajak Online

-Wisata-147 views

Waisai, rajaampatexclusive.co.id– Dalam rangka menggenjot peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) tahun 2019 diwilayah Kabupaten Raja Ampat berbagai upaya saat ini tengah dipersiapkan oleh Pemerintah Daerah di semua lingkungan OPD yang ada dijajaran Pemerintah Raja Ampat.

Salah satunya yang dilakukan oleh Dinas Pariwisata Kabupaten Raja Ampat dimana selain melakukan peningkatan disektor kepariwisataan yang telah ada, Dispar Raja Ampat juga akan mengintesifkan penarikan pajak melalui aplikasi online. Hal ini sebagaimana disampaikan oleh Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Raja Ampat Yusdi Lamatenggo, S.PI.M. Si kepada awak media Senin, (14/1) kemarin.

Dikatakan bahwa selain melakukan peningkatan potensi-potensi wisata yang telah ada untuk peningkatan pendapatan asli daerah, dirinya juga akan mengambil langkah dengan mengintesifkan penarikan pajak melalui aplikasi online, hal ini menurutnya sangat berdampak pada peningkatan target PAD dari Dinas Pariwisata Kabupaten Raja Ampat.

” salah satu langkah yang nanti akan kami lakukan yakni dengan mengintesifkan penarikan pajak yang dilakukan melalui aplikasi online” terang Kadispar Raja Ampat Yusdi Lamatenggo, S.Pi. M.Si.

Lanjut dikatakan penarikan pajak daerah melalui aplikasi online merupakan langkah pertama yang nantinya akan dilaksanakan, hal ini dikarenakan penarikan pajak daerah yang selama ini dilakukan masih bersifat manual, hal ini tentu saja bisa berpengaruh pada besaran pajak yang nantinya akan diterima mengingat penarikan secara manual tidak dapat mengontrol berapa besar jumlah pajak yang telah diterima.

“ jika dengan menggunakan aplikasi online maka semuanya dapat dikontrol dan tidak ada kebocoran atas pajak yang disetorkan, karena secara langsung dapat dikontrol walaupun hanya dengan menggunakan HP android” tambahnya.

Dirinya mencontohkan setiap pajak yang ditarik baik dari tempat hiburan, hotel maupun restoran ketika pembayaran dilakukan konsumen, besaran harga yang ditetapkan sudah termasuk didalamnya pajak daerah sebesar 2 persen dan ketika petugas menginput pembayaran tersebut kedalam aplikasi pembayaran baik hotel, restoran maupun tempat hiburan maka secara otomatis pajak 2 persen yang ditarik tersebut sudah secara otomatis masuk kedalam rekening kas daerah secara sehingga dapat dijamin tidak ada kebocoron anggaran dalam penarikan pajak daerah.

” kita juga langsung dapat memonitor melalui aplikasi, jadi ketika transaksi dilakukan maka sudah langsung masuk pajaknya ke kas daerah,” tambahnya.

Comment

Daftar Berita Terpopuler